Minggu, 25 Maret 2012

Tengadah pagi

Hangat pagi mengantar kan aku padamu
merasuki ruh yg hampir terkulai
Hangat pagi menemani aku padamu
Melilit nadi nadi ku yg membiru

Kicau burung bangunkan aku untukmu
Bukakan mata sayup tengadah
Kicau burung bisikan aku padamu
Mengelitik raga diam mengulat

Lekas kuseka wajah lusuh penuh canda
Berangkatkan aku dgn penuh gairah
Lekas kubalut raga coklat memerah
Arahkan aku menuju kehangatan mu

Menuju Ruang Hampa

Seroja tak lagi mekar di pekarangan mata. 
Bunga bunga nan semerbak hilang tak terhidu. 
"Berapa banyak lagi sayatan luka yg harus tertumpah menyirami?"
. agar tetap nyaman ku nikmati?.
Kosong bak lubang cekung dalam kelopak mata. 
Lebam tak terawat, rona rona tak lagi tampak. 
Samar kurasa akan sentuhan nan mekar bukan ditaman.
"Berapa banyak lagi sayatan luka yg tertumpah mengaliri?".
 Hampa bak lorong kelas di jam sibuk. Ceria pun tak mendekat bermain bersama.
 Fatamorgana nan tampak bukan di oase.
"Berapa banyak lagi sayatan luka yg tumpah melengkapi?".
 Sendu bak lagu tanpa melodi. Syair syair pucat lusuh tertulis. 
Merdu nada nan terdengar bukan dari suara.

Hilang Arah

     Hari terulang kembali, Ketika rasa Kau rubah jadi tanya. ''Tentang apakah semua ini? Benarkah?''.. Semua kata beradu dalam fikiran. mencari cara untuk terdengar lantang dari pita suara ku. Lagi hari terulang ketika aku merasa paling dekat dengan Mu. Tuhan benarkah ini keharusan yg Kau limpahkan? bahkan tangispun tak mampu meringankan. Tuhan inikah jalan yg Kau siapkan untukku? yg membuat aku rapuh karnaMu dan kuat pula karnaMu. Sering kali ku memohon. TOLONG yakini aku yakini bahwa semua adalah dosa dan ini lah TeguranMu.
 
     Aku percaya bahwa ketika tak satu orang pun perhatian Kau senantiasa perhatikan ku. Aku tau ketika tak satu manusia pun mendengar. Kau siapkan dedaunan yg senantiasa mendengar untukMu. tolong ingatkan aku kemana arah itu? Kemana harus kutuju ketika aku hilang arah.

Ketika Diam ku Tertuang

Memang ego ku terlahir dalam diam! 
Amarahku terkunci dalam diam!
ketika tak satu orang pun mampu mengerti. 
Maka diamlah pelengkap sunyi. 
Aku sanggup menyimpan benci dalam diam. 
Aku mampu menahan sakit yg tak kalian rasakan!! 
Bukan karna aku sempurna tapi karna diam..
Diam itu emas?? Omong kosong!. Diam itu adalah morphine, dan kau akan tau nikmatnya.
Diam itu tenang?? Omong kosong! Diam itu menakutkan. Diam adalah air yg kau sentuh maka terlihat riak nya. Diam bukan berarti acuh! Diam bermakna tak ingin menyakiti. Diam adalah diam maka kau akan mengetahuinya